Cara Mengatasi PC Restart Sendiri : PC Overheat

Bagikan postingan ini

Comcru.com – Cara Mengatasi PC Restart Sendiri. Apakah pernah para sobat mempunyai Fenomena aneh pada PC yang secara tiba-tiba melakukan restart sendiri?, tentu saja hal tersebut bukan ulah Alien atau hantu ya!. PC melakukan restart sendiri bisa disebabkan karena ada masalah pada Hardware atau mungkin pada software nya.

PC Restart sendiri memang akan terus berkelanjutan jika kita tidak segera memperbaikinya, dan untuk memperbaiki masalah ini, kita harus bisa mengidentifikasi dari mana asal masalahnya, karena PC Restart sendiri ini bisa disebabkan karena banyak hal.

Memang masalah pokoknya datang jika tidak dari Hardware yang bermasalah, berati software yang bermasalah, tetapi tentu saja kita harus tahu untuk lebih detail nya. Comcru.com akan mengulas beberapa masalah berikut solusi yang dapat para sobat terapkan jika mengalami PC Restart sendiri, sebagai berikut :

Mengatasi PC Restart Sendiri

PC melakukan restart dengan sendirinya biasanya memang lebih dominan dari Hardware yang bermasalah dibandingkan dengan software, berikut adalah keterangan lebih rincinya untuk segera di tindak lanjuti :

1. Periksa Daya Power Supply

Power Supply atau biasa di sebut PSU adalah komponen penting dalam PC yang berfungsi pengatur daya yang masuk ke PC. Jika Power Supply bermasalah, dan terjadi putus-putus dalam mengalirkan arus ke PC, biasanya akan berdampak PC Restart dengan sendirinya. Selain dari kerusakan power supply, hal ini juga bisa di akibatkan karena arus listrik yang tidak stabil.

Pada kasus ini, lonjakan listrik yang tinggi juga akan mengakibatkan kerusakan pada PSU serta komponen lain pada PC. Sehingga sangat penting sekali pemasangan stabilizer atau UPS sehingga supply daya dapat teratur walaupun aliran listrik tidak teratur (naik turun).

Dengan pemasangan UPS sejak penggunaan PC dari pertama kali, tentu akan membuat PC yang kita gunakan lebih awet. Dengan di pasang UPS, PC akan aman dari arus kejut listrik misalnya saja mati lampu atau lonjakan arus listrik yang dapat merusak PSU, karena dengan penggunaan Stabilizer, PC tidak akan mati mendadak, karena biasanya masih memiliki daya yang tersimpan sehingga kita bisa mematikan PC sesuai dengan prosedur.

2. Periksa Temperatur CPU

PC yang mengalami Overheat biasanya juga akan melakukan Restart dengan sendirinya, hal tersebut terjadi sebagai bentuk perlindungan supaya komponen pada PC tidak rusak karena kepanasan. Jika para sobat menjalankan program yang berat secara bersamaan atau memakai PC dalam waktu yang lama, tentu saja PC akan menjadi panas atau Overheat karena proses yang berat dan pemakaian yang lama akan memforsir kerja komponen dan menimbulkan kenaikan suhu.

Untuk mengatasi masalah ini, para sobat harus mengistirahatkan PC sejenak sehingga suhu dapat turun berangsur-angsur. Selain itu pemasangan kipas tambahan juga sangat di rekomendasikan jika para sobat selalu menggunakan PC dalam waktu lama atau mengoperasikan program berat.

Kenaikan suhu yang mengakibatkat PC restart dipicu dari permasalahan komponen, dan untuk lebih lengkapnya dalam membahas pokok permasalahan ini, langsung saja kita rinci dari setiap komponen yang di sinyalir bermasalah.

Masalah Pendingin atau Kipas pendingin (fan)

Pendingin yang bermasalah dapat mengakibatkan kenaikan suhu yang lebih cepat pada perangkat PC kita, sehingga PC restart sendiri. Pendingin memang sangat penting bagi kelangsungan penggunaan PC, karena jika PC terlalu panas akan berakibat fatal yaitu komponen akan cepat rusak.

Untuk mengatasi masalah ini, para sobat bisa melakukan pengecekan secara langsung pada kipas yang berada di dalam CPU, jika kipas ternyata rusak dan mati, sebaiknya kalian segera menggantinya dengan yang baru. Tapi jika ternyata kipas masih berputar tetapi lambat, para sobat bisa membersihkanya dengan sikat pembersih dan Vacuum Cleaner khusus, sehingga kipas dapat berputar lebih optimal dan CPU tidak cepat panas.

Sekarang sudah banyak PC yang dilengkapi dengan pendingin cair atau Liquid Cooler dengan kinerja lebih efisien, terutama pada penerapan PC Gaming karena membutuhkan kinerja berat dari program Game. Tapi semua PC pasti memiliki kipas, karena selain untuk mendinginkan juga meniup udara panas keluar dari CPU.

Periksa Processor

PC Restart sendiri merupakan perintah dari Processor, dengan Self System, Processor akan otomatis memerintahkan PC Restart sendiri jika mengalami kenaikan suhu mencapai batas tertentu. Hal ini terjadi karena untuk mengantisipasi kerusakan pada komponen, karena jika overheating terus berlanjut, bisa jadi PC akan berasap dan terbakar.

Pada bagian processor biasanya dilengkapi dengan kipas tersendiri, tetapi jika setelah di cek ternyata kipas tidak ada masalah apapun baik debu maupun putaran kipas, maka bisa dipastikan pasta (iso thermal) pada prosessor sudah habis karena sudah terlalu lama di pakai. Biasanya pasta menjadi kering dan menggumpal sehingga tidak dapat meminimalisir kenaikan suhu pada Processor.

Solusi dari masalah ini adalah dengan mengganti pasta yang baru, kita bisa membeli pasta iso thermal di toko komputer dengan harga yang variatif, sebaiknya belilah pasta dengan kualitas terbaik sehingga dapat membantu mendinginkan Processor lebih optimal.

Masalah VGA

Jika PC mengalami Blue screen sebelum terjadinya PC Restart sendiri, maka dapat dipastikan masalah datang dari VGA. Pada layar blue screen, biasanya tertera masalah penyebabnya, jika masalah terjadi karena VGA terlalu panas, maka periksalah kipas pendingin pada VGA, karena jika VGA terlalu panas, Processor juga akan merespon untuk mematikan kinerjanya, sehingga terjadilah Blue Screen sebelum PC restart sendiri.

Bersihkan kipas pendingin dari debu dan kotoran sehingga kipas dapat mendinginkan VGA secara optimal, tetapi sebaiknya istirahatkan PC terlebih dahulu supaya suhu kembali normal.

3. ROM (Hard Disk) dan RAM

Kedua komponen ini adalah komponen terpenting dalam sebuah PC, karena peran kedua komponen ini lah PC dapat berjalan. RAM adalah tempat dimana proses di teruskan sehingga dengan kata lain RAM adalah jembatan, sedangkan ROM adalah dimana proses di lakukan melalui perintah Processor. Jika timbul kerusakan pada kedua komponen tersebut, tentu saja akan jadi masalah besar dalam kelancara kinerja sebuah PC misalnya saja PC restart sendiri secara mendadak, dan pada kasus yang parah misalnya Hard Disk atau RAM sudah rusak, PC tidak bisa di nyalakan.

Jika Penyimpanan utama hard disk rusak, PC tentu saja tidak bisa dinyalakan dan akan berhenti pada tampilan Windows atau Bios, karena sistem operasi yang berada pada Hard disk gagal untuk di akses.
Sebelum menentukan apakah benar Hard disk rusak, cobalah cek pada kabel yang menyambungkanya, jika ada beberapa slot yang longgar, bisa jadi masalah datang dari sana. Untuk RAM juga sama, periksalah slot RAM, mungkin saja juga RAM kotor dan perlu dibersihkan, karena debu yang menempel pada juga pasti menimbulkan gangguan.

4. Periksa Driver atau Software yang di instal

Masalah terakhir tidak datang dari hardware, masalah pada Software ini biasanya terjadi akibat tidak cocoknya software yang terinstal dengan Hardware yang terpasang sehingga menimbulkan penolakan yang mengakibatkan PC Restart sendiri. Para soba bisa mengecek permasalahan ini pada Device Manager, carilah software atau driver yang tidak seusai dengan hardware yang terpasang.

Selain itu, software yang membutuhkan spesifikasi tinggi juga akan menyebabkan PC restart sendiri jika dijalankan pada PC dengan spesifikasi hardware yang tidak mendukung, sehingga solusinya adalah para sobat harus bijak dalam menggunakan perangkat komputer, dalam artian jangan memaksakan kinerja komputer.

Demikianlah beberapa tips yang dapat para sobat ketahui mengenai penyelesaian PC Restart Sendiri, bagi para sobat yang memiliki permasalahan lain dan menyebabkan PC Restart dengan sendirinya, kalian bisa meninggalkan pertanyaan pada kolom komentar untuk kita diskusikan bersama. Semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan komentar