Kelebihan dan Kekurangan Root Android : Pertimbangan Terbaik Sebelum Rooting

Bagikan postingan ini

Comcru.comRoot Android atau biasa dikenal dengan Oprek OS HP merupakan tindakan yang tidak diperbolehkan, Google selaku pembuat OS Android sangat melarang pengguna Android untuk melakukan Rooting. Walaupun aktivitas Root ini sudah sangat terkenal sejak pertama kali OS Android diluncurkan pada tahun 2008.

Root Android adalah tindakan yang di lakukan untuk membuka sistem terdalam dari OS Android sehingga penggunanya dapat masuk sebagai developer, atau biasa disebut mode developer. Dengan kegiatan Root ini seseorang dapat melakukan kontrol sistem Android sehingga bisa melakukan modifikasi pada sistem, mengakses semua file, dan meberikan perintah pada OS.

Pada iOS, ada istilah berbeda dalam melakukan tindakan ini yaitu JailBreak, walaupun namanya berbeda, tapi keduanya adalah tindakan yang sama yaitu memberikan kontrol istimewa untuk masuk kedalam sistem sehingga pelakunya bisa mendapat akses penuh pada OS atau iOS (Apple).

Walaupun Root ini adalah tindakan yang dilarang oleh pengembang OS Android, tetapi pada hampir semua merek HP Menyediakan penyetelan akses penuh atau kita bisa masuk sebagai developer untuk melakukan eksekusi file dan modifikasi. Sehingga menurut saya tindakan Root bukanlah hal yang dilarang sepenuhnya, karena Root juga terkadang dibutuhkan untuk melakukan hal penting seperti memperbaiki HP kita.

Dalam melakukan Root, ada 3 tipe orang yang dapat dikategorikan dalam aktivitas ini. Pertama adalah orang awam yang tidak tahu menahu dengan Root, yang kedua adalah orang yang hanya sekedar tahu tentang sistem Root, dan yang ketika adalah orang yang tahu tentang Root dan mempraktekanya pada perangkat. Dari ketiga kategori tersebut, para sobat termasuk yang mana?

Kelebihan dan Kekurangan Root Android

Pengetahuan tentang Root sangat perlu kita ketahui, selain memiliki kerugian seperti yang sudah saya katakan pada artikel sebelumnya karena membuka sistem keamanan sehingga menjadi rentan, Root juga memiliki kelebihan atau keuntungan bagi penggunanya, karena memang hal itulah yang di cari dari tindakan rooting.

Kelebihan Root Android

Dengan melakukan Rooting pada Android kita akan mudah masuk pada dasar sistem, sehingga dapat dengan leluasa melakukan modifikasi sistem seperti mengubah tampilan, interface, Tweaking, menghilangkan aplikasi bawaan, meningkatkan performa, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa keuntungan Root Android.

Meningkatkan Kinerja Android

Rooting dapat digunakan untuk melakukan tindakan Overclock pada Hardware atau perangkat keras HP, dengan melakukan optimasi pada RAM, kinerja HP akan meningkat pesat, selain itu Rooting juga bisa kita gunakan untuk membekukan aplikasi yang tidak terpakai.

Menghapus Aplikasi Bawaan Android (Bloatware)

Ketika kita membeli HP baru, biasanya pada perangkat selular baru sudah terpasang beberapa aplikasi bawaan atau apilkasi setandar (Bloatware), tetapi tentu saja kita tidak menggunakan semua aplikasi tersebut, sehingga sering kali kita ingin menghapus aplikasi bawaan tersebut tetapi tidak bisa karena tidak ada fitur Uninstall, tetapi dengan Rooting, kita bisa memodifikasi sistem supaya kita bisa mencopot aplikasi tersebut dari perangkat, sehingga kinerja memori RAM dapan lebih longgar untuk lebih optimal.

Menghemat Daya Baterai

Banyak sekali HP Android yang sudah dibekali dengan penghemat daya, tetapi tidak menutup kemungkinan aplikasi bawaan tersebut hanyalah sebuah pajangan, karena saya sering menjumpai hal tersebut. Tetapi dengan menggunakan Rooting, kita bisa melakukan kalibrasi baterai sehingga mengetahui masalah penggunaan daya baterai dan melakukan perbaikan dengan segera, sehingga hasilnya sangat nyata. Cara ini juga bisa dilakukan dengan aplikasi bernama Battery Calibration.

Penyimpanan Lebih Longgar

Dengan mencopot beberapa aplikasi bawaan, tentu saja penyimpanan internal akan lebih longgar untuk digunakan. Untuk melakukan pencopotan aplikasi bawaan tentu saja kita membutuhkan Rooting dalam eksekusinya, tapi kita harus berhati-hati dengan hal ini karena bisa jadi aplikasi OS yang penting terhapus.

Mengubah Tampilan

Dengan Rooting kita bisa melakukan modifikasi pada UI (User Interface) menjadi lebih menarik dan keren, dengan melakukan modifikasi ini tentu saja kita membutuhkan aplikasi Custom ROM, sehingga kita bisa melakukan pengubahan data pada ROM seperti folder menu, panel, ikon dan yang lainya.

Backup dan restore Android Lebih mudah

Dengan ROOT Android, kita bisa melakukan restore maupun backup dengan sangat mudah dan cepat, aplikasi yang menawarkan fasilitas ini adalah Titanium Backup, dan syarat menjalankanya adalah HP kita sudah di Root.

Memblokir Iklan pada Android

Iklan adalah hal yang paling mengganggu ketika menggunaka HP Android, apa lagi Iklan muncul karena aplikasi bawaan seperti pada HP Xiaomi. Tetapi para sobat tidak perlu susah lagi jika menggunakan rooting, karena dengan aplikasi Lucky Patcher, kita bisa meniadakan iklan yang muncul pada perangkat kita.

Kekurangan Root Andorid

Garansi Hilang atau Tidak berlaku setelah Root

Seperti pada pernyataan saya diatas, bahwa pengguna sangat dilarang untuk melakukan tindakan root, sehingga jika pengguna HP melakukan Rooting pada perangkat, secara otomatis akan mengakibatkan dibatalkanya garansi jika perangkat HP sobat seharusnya masih mendapatkan garansi.

Hal ini bisa terjadi karena dengan melakukan Rooting maka segel dalam sistem operasi akan terbuka, sehingga klaim garansi tidak dapat dilakukan.

Rentan Serangan Virus

Root Android selain membuka akses bagi kita untuk lebih leluasa dalam memodifikasi sistem, hal ini berlaku juga bagi Virus dan malware yang ingin masuk ke perangkat kita. Virus juga menjadi lebih leluasa untuk masuk dalam OS Android, sehingga para sobat harus berhati-hati dengan masalah ini.

Dengan tindakan Root Android, keamanan akan terbuka dan sistem akan sangat rentan terserang Virus maupun malware, banyak sekali virus bertebaran dengan berbagai macam rancangan seperti untuk mencuri data, merusak, dan melakukan penyadapan. Sehingga sebelum melakukan Root Android, sebaiknya para sobat mempertimbangkan dengan baik.

Bootlop

Bootlop adalah ketika HP kita dalam kondisi yang terhenti pada bagian logo merek ketika baru dinyalan, atau dengan kata lain gagal memasuki OS. Hal ini terjadi bisa karena kegagalan dalam sistem Root dan juga ada OS Android yang terhapus, sehingga HP menjadi tidak bisa mengakses sistem operasinya (OS).

Kerusakan Permanen

Ini adalah akibat yang sangat fatal dari tindakan Root Android, biasanya masalah ini terjadi karena kegagalan sistem dalam Root, dan ada juga karena memaksakan Overclock sehingga hardware menjadi sangat berat dan jebol atau rusak.

Rooting Android memang terkadang diperlukan, tetapi bagi para sobat yang masih baru mengenao Root, sebaiknya tidak perlu mencobanya atau melakukan modifikasi sendiri, karena resikonya bisa tidaklah sebanding dengan manfaat atau Rooting ini sangat beresiko dilakukan dengan kemampuan minim bahkan pas – pasan. Tetapi jika memang terpaksa, kita bisa meminta bantuan orang yang berpengalaman sehingga tidak berakibat fatal seperti kerusakan HP secara permanen.

Itulah beberapa penggalan kata tentang Root Android, ada banyak sekali informasi mengenai Root ini termasuk jenisnya yang beragam, tetapi sebelum mengulas semua itu, kita harus menimbang tindakan Root dengan melihat kelebihan dan kekurangan Root Android. Semoga dapat menginspirasi.